JAKARTA, inca-construction.co.id – Dunia arsitektur terus berkembang. Kebutuhan akan bangunan yang cepat dibangun, hemat biaya, dan ramah lingkungan pun semakin tinggi. However, cara membangun yang lama sering kali boros waktu dan banyak limbah. Moreover, di sinilah Kit-of-Parts hadir sebagai jawaban. Konsep ini tawarkan cara baru dalam merancang dan membuat bangunan.
Furthermore, Kit-of-Parts mengubah cara pikir dalam membangun. Bangunan tidak lagi dibuat satu per satu di lokasi. Semua bagian sudah dibuat lebih dulu di pabrik sebagai bagian standar. Bagian-bagian ini bisa dirakit, dibongkar, dan dipakai ulang layaknya mainan susun. In addition, pendekatan ini sangat cocok untuk dunia kerja masa kini. Therefore, memahami Kit-of-Parts sangat penting bagi arsitek dan pembangun yang ingin buat bangunan masa depan.
Memahami Arti Kit-of-Parts dalam Dunia Arsitektur

Kit-of-Parts adalah cara merancang bangunan dengan bagian-bagian standar yang sudah dibuat lebih dulu. Moreover, konsep ini bukan sekadar cetak ulang biasa. Ia juga menuntut agar setiap bagian bisa dibongkar dan dipakai kembali. Furthermore, arsitek membuat daftar bagian utama dalam bangunan. Daftar ini dibuat berdasarkan aturan ukuran, bentuk, atau pola tertentu.
Additionally, sambungan antar bagian dibuat sesederhana mungkin. Namun hasilnya bisa beragam tanpa batas. For example, satu set Kit-of-Parts bisa menjadi rumah, sekolah, atau toko. Tinggal ubah susunan bagiannya saja. Moreover, Construction Innovation Hub menyebut Kit-of-Parts sebagai kumpulan bagian bangunan standar yang bisa diulang. Bagian ini sudah dirancang untuk membentuk berbagai susunan bangunan. As a result, setiap proyek bisa tampil beda walau pakai bagian dasar yang sama. Therefore, Kit-of-Parts menjadikan bangunan seperti susunan blok besar yang siap pakai.
Sejarah Kit-of-Parts dari Abad ke-20 hingga Kini
Akar Kit-of-Parts bisa ditelusuri ke awal abad ke-20. Saat itu, rumah cetak ulang mulai muncul untuk atasi krisis tempat tinggal setelah Perang Dunia I. Moreover, ide bagian modular yang bisa dirakit cepat menjadi solusi. Furthermore, gagasan ini terus tumbuh lewat berbagai gerakan arsitektur dunia.
Berikut tonggak penting dalam sejarah Kit-of-Parts:
- Era 1960-1970an muncul gerakan Metabolisme di Jepang oleh Kisho Kurokawa yang pakai bagian yang bisa saling tukar untuk bangun kota
- Gerakan Strukturalisme oleh Aldo van Eyck dan Team 10 pada 1960an dorong unit bangunan mandiri berskala manusia
- Tahun 1972 Emilio Ambasz adakan pameran di Museum of Modern Art New York yang bawa pendekatan desain berbasis bagian
- Tahun 1999 A. Scott Howe buat golongan teknik bangun berbasis objek dan anjurkan rakitan standar
- Tahun 2002 Allison Arieff bangkitkan minat pada rumah cetak ulang modern yang murah dan tahan lama
- Tahun 2023 MHCLG di Inggris tugaskan Akerlof Ltd buat Kit-of-Parts digital untuk rumah rendah
Moreover, Robert Kronenburg juga perluas gagasan ini ke bangunan bergerak pada 2002 dan 2003. Therefore, sejarah Kit-of-Parts tunjukkan perjalanan panjang menuju pendekatan arsitektur canggih.
Empat Jenis Sistem Bangun dalam Kit-of-Parts
Kit-of-Parts punya beberapa sistem bangun. Masing-masing punya ciri dan kelebihan sendiri. Moreover, pilihan sistem bergantung pada jenis bangunan dan skala proyek. Furthermore, memahami tiap sistem bantu arsitek pilih cara terbaik.
Berikut empat jenis sistem bangun Kit-of-Parts:
- Sistem berbasis sambungan pakai bagian panjang seperti balok dan kolom. Bagian ini disambung lewat titik standar. Cocok untuk rangka yang butuh banyak variasi
- Sistem berbasis panel pakai bidang datar seperti dinding dan lantai cetak ulang. Bagian ini dirakit di lokasi. Sangat hemat untuk bangunan berdinding kuat
- Sistem berbasis modul pakai ruangan utuh tiga dimensi yang sudah lengkap dengan isi dalamnya. Sangat cepat untuk dirakit di lokasi
- Sistem deployable bisa dilipat, digulung, atau diperluas sesuai kebutuhan. Sangat cocok untuk bangunan darurat dan sementara
Moreover, banyak proyek yang gabungkan dua atau lebih sistem ini. Additionally, beberapa bidang teknik juga pakai istilah MESR. MESR berarti Modular, Engineered, Scalable, dan Reconfigurable. Therefore, keragaman sistem ini buat Kit-of-Parts sangat lentur untuk berbagai proyek.
Hubungan Kit-of-Parts dengan Design for Manufacture and Assembly
Kit-of-Parts punya hubungan erat dengan DfMA. DfMA adalah singkatan dari Design for Manufacture and Assembly. Moreover, DfMA fokus pada kemudahan produksi dan perakitan bagian bangunan. Furthermore, DfMA terbukti mampu kurangi limbah sebesar 15 hingga 25 persen. Waktu perakitan juga bisa dipangkas sekitar 30 persen.
Berikut keunggulan DfMA dalam Kit-of-Parts:
- Jadwal bangun lebih singkat karena bagian cetak ulang bisa dibuat bersamaan dengan kerja pondasi di lokasi
- Biaya perakitan lebih rendah karena jumlah bagian lebih sedikit dan tenaga kerja lebih kecil
- Mutu lebih terjaga karena produksi di pabrik yang terkontrol hasilkan bagian dengan ketepatan tinggi
- Keamanan kerja naik karena banyak proses pindah dari lokasi bangun ke pabrik yang lebih aman
- Sangat lentur sehingga desain bisa disesuaikan untuk berbagai ukuran dan gaya bangunan
Moreover, analis pasar lihat pertumbuhan DfMA sebesar 10 persen antara 2024 hingga 2027. Additionally, The Forge di London jadi gedung kantor pertama yang pakai P-DfMA secara penuh. Therefore, paduan Kit-of-Parts dengan DfMA ciptakan cara bangun yang lebih cerdas dan hemat.
Peran Teknologi Digital dalam Kit-of-Parts
Kemajuan teknologi digital jadi pendorong utama Kit-of-Parts. Moreover, konsep ini memang sejalan dengan teknologi pabrik maju dan otomasi. Furthermore, berbagai alat digital kini dipakai untuk rancang dan uji sistem Kit-of-Parts sebelum produksi dimulai.
Berikut teknologi digital yang dukung Kit-of-Parts:
- BIM atau Building Information Modeling buat model tiga dimensi yang rinci untuk setiap bagian bangunan
- CAD/CAM sambungkan proses desain langsung ke mesin produksi. Hasilnya sangat tepat dan rapi
- Konfigurator produk bantu arsitek dan klien susun berbagai bentuk bangunan dari daftar bagian yang tersedia
- Desain parametrik buat bentuk dan ukuran bagian bisa berubah sendiri sesuai aturan yang ditentukan
- Digital twin buat salinan maya dari bangunan yang sudah jadi untuk pantau kinerja dan rencana rawat
- Kecerdasan buatan mulai dipakai untuk atur susunan bagian dan tebak masalah sebelum produksi dimulai
Moreover, riset terbaru juga pakai Large Language Models untuk bantu proses DfMA. Teknologi ini khusus untuk bangunan cetak ulang dengan bentuk bebas. Therefore, teknologi digital buka peluang bentuk arsitektur yang dulu sulit dicapai.
Kit-of-Parts untuk Jaga Kelestarian Lingkungan
Salah satu kelebihan utama Kit-of-Parts adalah dampak baiknya bagi lingkungan. Moreover, dunia bangun dikenal sebagai penyumbang gas rumah kaca terbesar. Maka cara yang lebih bersih sangat perlu. Furthermore, Kit-of-Parts punya beberapa cara untuk kurangi dampak buruk pada alam.
Berikut peran Kit-of-Parts terhadap lingkungan:
- Kurangi limbah bangun karena bagian dibuat di pabrik dengan ukuran pas. Potongan sisa bisa ditekan dan didaur ulang
- Bisa bongkar pasang sehingga bagian dari satu bangunan bisa dipakai ulang di bangunan lain
- Kurangi emisi karbon karena produksi di pabrik lebih hemat energi. Angkut bahan ke lokasi juga lebih sedikit
- Dukung ekonomi sirkular karena bagian dirancang punya umur pakai panjang dan bisa dipakai berulang
- Hemat bahan baku lewat desain yang cermat. Setiap bagian pakai bahan seminimal mungkin tanpa korbankan kekuatan
- Kurangi gangguan di lokasi karena waktu bangun lebih singkat. Bising dan polusi juga lebih rendah
Moreover, Kit-of-Parts juga dukung empat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. Tujuan ini meliputi kesehatan, biaya hidup yang hemat, emisi karbon nol, dan pemakaian lahan yang bijak. Therefore, Kit-of-Parts bukan hanya cara bangun yang hemat. Ia juga langkah nyata jaga lingkungan.
Contoh Penerapan Kit-of-Parts di Berbagai Proyek Dunia
Kit-of-Parts sudah dipakai di banyak proyek nyata di seluruh dunia. Moreover, proyek-proyek ini buktikan bahwa konsep ini bukan sekadar teori. Furthermore, setiap proyek beri pelajaran tentang potensi dan tantangan sistem bagian modular.
Berikut contoh penerapan Kit-of-Parts di berbagai negara:
- Project Frog di Amerika Serikat buat sistem untuk bangunan sekolah dengan empat ruang kelas. Pakai panel baja ringan yang mudah dirakit
- The Forge di London jadi gedung kantor pertama di dunia yang pakai P-DfMA secara penuh
- Broad Sustainable Building di Tiongkok bangun gedung 57 lantai bernama Mini Sky City dalam waktu hanya 19 hari
- Boklok di Swedia kerja sama IKEA dan Skanska yang buat rumah murah dan tahan lama lewat cara modular
- Punggol Northshore di Singapura terapkan teknik cetak ulang dalam proyek rumah rakyat yang sangat cepat
- Modulous di Inggris buat sistem Kit-of-Parts standar untuk rumah modular. Dirancang untuk kirim lipat dan rakit di dekat lokasi
Moreover, proyek-proyek ini juga buktikan bahwa Kit-of-Parts tidak korbankan keindahan. Tampilan luar dan dalam tetap bisa diubah sesuka hati. Therefore, keberhasilan di banyak negara buktikan potensi besar Kit-of-Parts untuk masa depan.
Tantangan dan Hambatan dalam Penerapan Kit-of-Parts
Walau punya banyak kelebihan, Kit-of-Parts juga punya tantangan. Moreover, beralih dari cara bangun lama ke sistem berbasis bagian butuh perubahan besar. Furthermore, mengenal tantangan ini sejak awal bantu para pelaku siapkan langkah yang tepat.
Berikut tantangan utama Kit-of-Parts:
- Kurang tenaga terampil digital karena banyak pekerja bangun masih terbiasa dengan cara lama
- Standar yang belum seragam antar wilayah dan negara. Ini buat sistem dari pembuat berbeda sulit digabung
- Kurang pabrik cetak ulang terutama di negara berkembang yang belum punya sarana yang cukup
- Biaya awal besar untuk bangun pabrik dan kembangkan sistem bagian walau hemat dalam jangka panjang
- Tantangan angkut karena bagian besar harus dibawa dari pabrik ke lokasi yang kadang sulit dijangkau
- Kesan monoton yang masih melekat bahwa bangunan modular terlihat sama dan kurang unik
Moreover, kurangnya kerja sama antara tahap desain dan tahap bangun juga bisa kurangi manfaat Kit-of-Parts. Therefore, mengatasi hal ini butuh kerja sama erat antara arsitek, insinyur, pembuat, dan pemangku kebijakan.
Masa Depan Kit-of-Parts dan Arah Arsitektur
Masa depan Kit-of-Parts sangat cerah. Kemajuan teknologi, kesadaran lingkungan, dan kebutuhan cara bangun yang lebih hemat terus dorong konsep ini. Moreover, berbagai temuan baru terus perluas kemampuan sistem ini. Furthermore, kerja sama antara peneliti dan pelaku industri terus dorong Kit-of-Parts ke level lebih tinggi.
Berikut tren masa depan Kit-of-Parts:
- Kecerdasan buatan untuk atur susunan bagian secara sendiri sesuai kebutuhan setiap proyek
- Bahan dari alam seperti kayu rekayasa dan bambu lapis yang makin banyak dipakai kurangi jejak karbon
- Robot dan otomasi pabrik yang tingkatkan kecepatan dan ketepatan produksi bagian bangunan
- Platform digital terbuka yang biarkan banyak pembuat sumbang bagian ke satu sistem dunia
- Desain untuk bongkar yang pastikan setiap bagian bisa dilepas dan dipakai ulang tanpa buat limbah
- Bangun lewat permainan digital yang biarkan pengguna ikut rancang bangunan mereka sendiri
Moreover, standar dunia seperti PAS 8700 yang terbit pada 2024 juga percepat pemakaian Kit-of-Parts. Therefore, Kit-of-Parts bukan tren sesaat. Ia adalah arah menuju masa depan arsitektur yang lebih cerdas dan hijau.
Kesimpulan
In conclusion, Kit-of-Parts adalah pendekatan baru dalam arsitektur. Konsep ini ubah cara bangunan dirancang dan dibuat lewat bagian standar yang bisa dirakit, dibongkar, dan dipakai ulang. Moreover, sejarahnya bermula dari awal abad ke-20. Konsep ini didukung gerakan Metabolisme, Strukturalisme, serta teknologi digital seperti BIM.
Furthermore, Kit-of-Parts mampu kurangi limbah hingga 25 persen dan pangkas waktu rakit sekitar 30 persen. Konsep ini juga dukung ekonomi sirkular yang baik untuk bumi. Additionally, proyek nyata seperti The Forge di London, Mini Sky City di Tiongkok, dan Project Frog di Amerika buktikan bahwa konsep ini sudah melampaui tahap teori. Therefore, bagi arsitek dan pembangun yang ingin buat bangunan hemat, lentur, dan ramah lingkungan, Kit-of-Parts layak jadi pendekatan utama.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Arsitektur
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Edwardian Arsitektur Ciri Khas Sejarah dan Keindahannya
