Arsitektur Queen Anne

JAKARTA, inca-construction.co.id – Arsitektur Queen Anne adalah salah satu gaya bangunan paling megah dari masa Victoria. Gaya ini terkenal karena bentuknya yang rumit dan penuh hiasan. Moreover, bangunan bergaya Queen Anne mudah dikenali karena penampilannya yang mencolok dan penuh warna.

Furthermore, nama Queen Anne berasal dari Ratu Anne yang berkuasa di Inggris tahun 1702 hingga 1714. However, gaya bangunan ini sebenarnya tidak mirip dengan bangunan di masa Ratu Anne. Arsitektur Queen Anne justru lebih dekat dengan gaya bangunan dari masa Elizabethan dan Jacobean. Masa itu berlangsung pada abad ke-16 dan awal abad ke-17.

In addition, gaya arsitektur Queen Anne paling terkenal di Amerika Serikat pada tahun 1880 hingga 1910. Also, gaya ini menjadi pilihan utama untuk rumah tinggal di masa tersebut. Therefore, arsitektur Queen Anne menjadi lambang kemewahan dan keindahan dari masa keemasan Victoria.

Sejarah Lahirnya Gaya Arsitektur Queen Anne

Arsitektur Queen Anne

First, gaya arsitektur Queen Anne lahir di Inggris pada akhir abad ke-19. Richard Norman Shaw adalah tokoh utama di balik gaya ini. Moreover, Shaw adalah seorang pembangun bangunan terkenal yang menerbitkan buku kumpulan gambar bangunan pada tahun 1858.

Furthermore, karya gambar Shaw yang indah mulai muncul di majalah dagang dan seni pada tahun 1870-an. Gaya rancangannya sering memadukan unsur Tudor dan abad pertengahan. Also, Shaw kemudian dijuluki sebagai tokoh besar dunia bangunan oleh para ahli sejarah.

In addition, gaya ini masuk ke Amerika Serikat lewat beberapa jalan. Pertama, pameran besar Philadelphia Centennial tahun 1876 memperkenalkan gaya ini kepada orang Amerika. Pemerintah Inggris membangun beberapa rumah bergaya Queen Anne di pameran itu. Moreover, rumah pertama bergaya Queen Anne yang terkenal di Amerika adalah rumah Watts-Sherman. Rumah itu dibangun di Newport, Rhode Island, pada tahun 1874 oleh H.H. Richardson.

Furthermore, buku panduan pola dan majalah juga menyebarkan gaya ini. Majalah pertama tentang dunia bangunan di Amerika bernama The American Architect and Building News. Majalah ini berisi gambar dan panduan membangun rumah bergaya Queen Anne. As a result, gaya ini berkembang pesat di seluruh Amerika.

Also, kemajuan pabrik dan jalur kereta api turut mendukung penyebarannya. Mesin bubut baru bisa membuat ratusan pola tiang teras. Gergaji uap bisa memotong bentuk lengkung yang rumit. Therefore, hiasan kayu yang dulunya mahal jadi terjangkau untuk banyak orang.

Ciri Khas Utama dari Arsitektur Queen Anne

First, arsitektur Queen Anne punya banyak ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Moreover, setiap bangunan bergaya ini terlihat unik karena memadukan banyak unsur berbeda.

Furthermore, berikut ciri khas utama dari arsitektur Queen Anne:

  • Bentuk bangunan yang tidak simetris. Bagian depan rumah sengaja dibuat tidak sama kiri dan kanannya. Ini memberi kesan dinamis dan menarik
  • Atap curam dengan banyak puncak dan celah atap. Atap silang dan celah atap besar adalah tanda khas gaya ini
  • Menara sudut berbentuk bulat atau segi banyak dengan atap kerucut. Menara ini adalah tanda paling khas dari arsitektur Queen Anne
  • Teras lebar yang melingkari sebagian atau seluruh rumah. Teras ini dihiasi dengan tiang ukir dan hiasan kayu yang indah
  • Permukaan dinding yang bermacam-macam dalam satu bangunan. Batu bata di lantai satu, kayu sirap di lantai dua, dan plester di bagian lain
  • Jendela bermacam-macam bentuk dan ukuran. Ada jendela kaca berwarna, jendela teluk yang menonjol ke luar, dan jendela bulat
  • Hiasan kayu yang sangat rumit disebut spindlework. Hiasan ini dipasang di teras, pintu masuk, dan tepi atap
  • Sirap kayu bermotif menyerupai sisik ikan, belah ketupat, atau bentuk lain yang berulang
  • Warna cat yang berani dan mencolok. Beberapa rumah dicat dengan tiga hingga lima warna berbeda

Therefore, gabungan semua ciri ini membuat bangunan bergaya arsitektur Queen Anne terlihat sangat megah dan memukau.

Perbedaan Gaya Queen Anne di Inggris dan Amerika

First, gaya arsitektur Queen Anne di Inggris dan Amerika sangat berbeda satu sama lain. Moreover, keduanya hampir tidak ada kesamaan meski memakai nama yang sama. Perbedaan ini penting untuk dipahami oleh pecinta dunia bangunan.

Furthermore, arsitektur Queen Anne asli di Inggris punya ciri sebagai berikut:

  • Bangunan yang simetris dengan tata letak yang rapi dan seimbang
  • Dinding bata merah yang halus dan hangat
  • Jendela ayun (sash window) yang dipasang rata dengan dinding
  • Hiasan batu di sudut-sudut bangunan yang disebut quoins
  • Atap pelana dengan celah atap kecil
  • Gaya yang tenang, sederhana, dan penuh keanggunan
  • Pengaruh kuat dari gaya Belanda dan Romawi

Also, arsitektur Queen Anne di Amerika punya ciri yang sangat berbeda:

  • Bangunan yang sengaja tidak simetris dan penuh bentuk yang beragam
  • Campuran banyak bahan bangunan dalam satu rumah
  • Hiasan kayu yang sangat rumit dan berlebihan
  • Menara sudut, kubah kecil, dan teras melingkar yang besar
  • Warna cat yang berani dan mencolok
  • Gaya yang ramai, meriah, dan penuh ekspresi
  • Pengaruh dari masa Tudor, Elizabethan, dan Jacobean

In addition, Australia juga punya gaya Queen Anne sendiri. Di sana, gaya ini disebut Federation Style. Moreover, rumah bergaya Federation memadukan ciri Queen Anne dengan teras melingkar khas Australia. Teras lebar itu berguna untuk menghalau sinar matahari yang terik. Also, jendela bulat yang disebut mata sapi (bull’s eye) menjadi ciri khas gaya Australia.

Therefore, meski namanya sama, arsitektur Queen Anne di setiap negara berkembang sesuai budaya dan kebutuhan setempat.

Bahan dan Teknik Membangun Rumah Bergaya Queen Anne

First, salah satu daya tarik arsitektur Queen Anne adalah paduan banyak bahan bangunan. Moreover, para pembangun sengaja mencampur bahan berbeda untuk menciptakan permukaan yang kaya dan bervariasi.

Furthermore, berikut bahan-bahan yang sering digunakan:

  • Batu bata bermotif dan berwarna. Bata khusus yang dicetak dengan bentuk tertentu sering dipasang di dinding
  • Batu alam untuk hiasan dan bagian bawah bangunan
  • Kayu sirap (shingle) yang dipotong dalam berbagai pola. Pola sisik ikan adalah yang paling terkenal
  • Papan kayu mendatar (clapboard) untuk dinding utama
  • Plester dan stuko untuk variasi permukaan di lantai atas
  • Ubin tanah liat (terra cotta) untuk hiasan dinding dan atap
  • Panel batu hias yang ditanam di dalam dinding bata

In addition, teknik membangun rumah bergaya ini juga punya kekhasan tersendiri. Denah lantai dibuat tidak beraturan dan mengalir dari satu ruang ke ruang lain. Moreover, tangga keluarga utama biasanya jadi pusat tata letak rumah. Ruang-ruang diatur mengelilingi tangga ini dalam pola yang bebas dan terbuka.

Also, perkembangan pabrik di akhir abad ke-19 sangat membantu. Mesin modern bisa membuat hiasan kayu dalam jumlah besar dengan harga murah. Furthermore, jalur kereta api memudahkan pengiriman bahan bangunan ke seluruh penjuru negeri. As a result, rumah bergaya arsitektur Queen Anne bisa dibangun di banyak kota, bukan hanya di kota besar.

Bangunan Terkenal Bergaya Arsitektur Queen Anne di Dunia

First, banyak bangunan bergaya arsitektur Queen Anne yang masih berdiri kokoh hingga hari ini. Moreover, beberapa di antaranya menjadi tanda kota dan daya tarik wisata yang terkenal.

Furthermore, berikut bangunan terkenal bergaya Queen Anne di berbagai negara:

  • Carson Mansion di Eureka, California. Ini adalah rumah bergaya Queen Anne paling terkenal di Amerika. Rumah ini dirancang oleh Newsom bersaudara dan selesai dibangun pada tahun 1886. Bentuknya sangat rumit dengan menara tinggi dan hiasan kayu yang luar biasa
  • Painted Ladies di San Francisco. Deretan rumah berwarna cerah ini menjadi simbol kota San Francisco. Moreover, rumah-rumah ini menunjukkan ciri khas warna berani dari gaya Queen Anne Amerika
  • Rumah Watts-Sherman di Newport, Rhode Island. Dibangun tahun 1874 oleh H.H. Richardson. Rumah ini dianggap sebagai awal gaya Queen Anne di Amerika
  • Poulton House di Wiltshire, Inggris. Dibangun tahun 1706 di masa pemerintahan Ratu Anne. Para ahli menyebutnya sebagai contoh paling indah dari gaya Queen Anne asli Inggris
  • Cottesbrooke Hall di Northamptonshire, Inggris. Dibangun antara tahun 1702 dan 1713. Bangunan ini menunjukkan ciri khas gaya Inggris yang simetris dan anggun
  • Urrbrae House di Adelaide, Australia. Rumah ini adalah contoh terbaik gaya Federation Queen Anne di Australia. Bangunan ini memadukan ciri Queen Anne dengan teras lebar khas negeri kanguru
  • Rumah Bressmer di Springfield, Illinois. Rumah ini terkenal karena menara bertutup tembaga satu-satunya di kota itu

Therefore, bangunan-bangunan ini membuktikan bahwa arsitektur Queen Anne tetap memukau meski sudah berusia lebih dari seratus tahun.

Pengaruh Arsitektur Queen Anne pada Gaya Bangunan Sesudahnya

First, arsitektur Queen Anne tidak berdiri sendiri dalam sejarah dunia bangunan. Moreover, gaya ini mempengaruhi dan dipengaruhi oleh banyak gaya lain di masa Victoria.

Furthermore, berikut gaya-gaya bangunan yang terkait erat dengan arsitektur Queen Anne:

  • Gaya Stick: Muncul sebelum Queen Anne sebagai peralihan dari Gothic Revival. Ciri khasnya adalah hiasan kayu lurus dan diagonal yang ditempel di permukaan dinding
  • Gaya Shingle: Berkembang bersamaan di wilayah New England. Gaya ini lebih tenang dan menggunakan sirap kayu cedar di seluruh bangunan. Moreover, bentuk denah dan atapnya mirip dengan Queen Anne tapi tanpa hiasan berlebihan
  • Gerakan Eastlake: Charles Eastlake mempengaruhi gaya hiasan dalam dan luar rumah lewat bukunya tahun 1868. Hiasan kayu bergaya Eastlake sering ditemukan pada bangunan Queen Anne
  • Gaya Colonial Revival: Berkembang bersamaan dengan Queen Anne pada akhir abad ke-19. Gaya ini lebih sederhana dan terinspirasi oleh bangunan masa jajahan Amerika awal
  • Gaya Arts and Crafts: Muncul setelah Queen Anne sebagai tanggapan atas hiasan yang dianggap berlebihan. Furthermore, gaya ini lebih mengutamakan keahlian tangan dan bahan alami

In addition, banyak gagasan dari arsitektur Queen Anne yang bertahan dalam bangunan masa kini. Denah lantai terbuka yang mengalir dari ruang ke ruang berasal dari gaya ini. Also, gagasan tentang teras sebagai ruang peralihan antara dalam dan luar rumah juga warisan Queen Anne. Therefore, pengaruh gaya ini masih terasa dalam dunia bangunan sampai sekarang.

Tata Ruang Dalam Rumah Bergaya ArsitekturQueenAnne

First, bagian dalam rumah bergaya arsitektur Queen Anne sama menariknya dengan bagian luarnya. Moreover, tata ruang dalam rumah ini sangat berbeda dari gaya-gaya bangunan sebelumnya.

Furthermore, pada gaya-gaya sebelumnya seperti Greek Revival, denah lantai sangat kotak dan simetris. However, rumah Queen Anne memecah pola kotak itu secara menyeluruh. Ruang-ruang mengalir dari satu ke yang lain tanpa sekat yang kaku. Pola tata ruangnya bebas dan tidak beraturan.

In addition, berikut ciri khas tata ruang dalam rumah Queen Anne:

  • Tangga keluarga utama menjadi pusat rumah. Tangga ini biasanya besar, indah, dan penuh ukiran
  • Ruang-ruang disusun mengelilingi tangga utama secara bebas
  • Langit-langit yang tinggi dengan hiasan plester dan kayu
  • Perapian besar dengan mantel yang dihiasi ukiran rumit
  • Lampu gantung perunggu dengan kap kaca bermotif halus
  • Dinding yang dihiasi panel kayu dan kertas dinding bermotif
  • Jendela kaca berwarna yang menyaring cahaya matahari menjadi warna-warni

Also, ruang teras juga menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Teras lebar dipakai untuk bersantai, menerima tamu, dan menikmati pemandangan. Furthermore, teras lantai dua kadang tersembunyi di balik menara atau puncak atap. Therefore, rumah bergaya arsitektur Queen Anne menawarkan pengalaman tinggal yang nyaman sekaligus megah.

Alasan Gaya ArsitekturQueenAnne Tetap Menarik Sampai Sekarang

First, meskipun masa kejayaannya sudah lewat lebih dari seratus tahun, arsitektur Queen Anne tetap memikat banyak orang. Moreover, rumah-rumah bergaya ini termasuk yang paling dicari di pasar bangunan bersejarah.

Furthermore, berikut alasan mengapa gaya ini tetap menarik:

  • Keunikan setiap bangunan. Tidak ada dua rumah Queen Anne yang persis sama. Setiap rumah punya paduan hiasan, bahan, dan bentuk yang berbeda
  • Keahlian tangan yang tinggi. Hiasan kayu, ukiran batu, dan kaca berwarna dibuat dengan keahlian yang sulit ditiru oleh mesin masa kini
  • Nilai sejarah yang kuat. Rumah-rumah ini menjadi saksi dari masa kemajuan industri dan pertumbuhan kota di akhir abad ke-19
  • Daya tarik wisata. Banyak kota menjadikan rumah Queen Anne sebagai daya tarik wisata dan tanda kota. Painted Ladies di San Francisco adalah contoh paling terkenal
  • Potensi tempat tinggal. Ruang-ruang yang luas dan tata letak yang terbuka cocok untuk keluarga masa kini setelah diperbaharui

In addition, banyak ahli bangunan khusus yang bekerja untuk menjaga dan memperbaiki rumah-rumah bergaya ini. Moreover, mereka memakai bahan dan teknik yang sesuai dengan gaya aslinya. Hiasan kayu yang rusak diganti dengan yang baru dibuat sesuai pola lama. Also, cat warna asli dikembalikan berdasarkan penelitian sejarah.

Therefore, arsitektur Queen Anne bukan sekadar gaya masa lalu. Gaya ini tetap hidup dan dihargai sebagai warisan berharga dari masa keemasan dunia bangunan.

Kesimpulan

In conclusion, arsitektur Queen Anne adalah salah satu gaya bangunan paling megah dan berpengaruh dari masa Victoria. Gaya ini lahir di Inggris pada akhir abad ke-19 dan berkembang pesat di Amerika serta Australia. Moreover, ciri khasnya meliputi bentuk yang tidak simetris, menara sudut, atap curam, teras lebar, dan hiasan kayu yang sangat rumit.

Furthermore, meskipun gaya Queen Anne di setiap negara berbeda, semua punya kesamaan dalam hal keindahan dan kerumitan. Bangunan terkenal seperti Carson Mansion dan Painted Ladies membuktikan daya tahan gaya ini. Finally, arsitektur Queen Anne tetap menjadi sumber kekaguman dan pelajaran berharga bagi dunia bangunan sampai hari ini.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Arsitektur

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Arsitektur Kekaisaran Kedua Gaya Megah dari Era Napoleon III

Author