JAKARTA, inca-construction.co.id – Ketika kota semakin padat dan lahan semakin terbatas, banyak perancang mulai melirik ke bawah tanah. Moreover, membangun di bawah permukaan bukan lagi sekadar mimpi melainkan sudah menjadi kenyataan. Furthermore, konsep ini dikenal sebagai subterranean architecture atau seni merancang bangunan bawah tanah. Also, cara ini menjawab tantangan kepadatan kota, perubahan iklim, dan keterbatasan lahan. In addition, dari museum hingga rumah tinggal, banyak bangunan bawah tanah yang sudah berdiri di seluruh dunia.
For example, kota Montreal di Kanada memiliki jaringan bawah tanah sepanjang 33 kilometer. Moreover, jaringan ini menghubungkan pusat perbelanjaan, kantor, dan stasiun kereta. Furthermore, warga menggunakannya setiap hari terutama saat musim dingin yang sangat keras. As a result, Montreal menjadi bukti nyata bahwa kehidupan bawah tanah bisa berjalan dengan baik. Therefore, subterranean architecture layak dipelajari oleh semua orang yang tertarik pada dunia rancang bangun.
Pengertian Subterranean Architecture dalam Dunia Rancang Bangun

First, subterranean architecture adalah cabang ilmu rancang bangun yang fokus pada bangunan di bawah tanah. Moreover, bangunan ini bisa seluruhnya berada di bawah permukaan atau hanya sebagian saja. Furthermore, konsep ini sudah ada sejak zaman manusia purba yang tinggal di dalam gua. Also, makam Mesir kuno dan lorong bawah tanah Romawi menjadi bukti awal dari cara membangun ini.
In addition, di zaman modern konsep ini berkembang jauh melampaui sekadar tempat berlindung. Moreover, seni, penghematan energi, dan rancangan masa kini menjadi bagian penting dari bangunan bawah tanah. Furthermore, tanah dimanfaatkan sebagai penyekat alami untuk menjaga suhu ruangan tetap stabil. Therefore, subterranean architecture menjadi jawaban bagi tantangan pembangunan di masa depan.
Keunggulan Utama Membangun di Bawah Permukaan Tanah
However, banyak orang bertanya apa keunggulan membangun di bawah tanah dibanding cara biasa. Moreover, ternyata keunggulannya sangat banyak dan mencakup berbagai sisi. Furthermore, berikut keunggulan utama dari subterranean architecture.
- Tanah memiliki sifat penyekat panas alami yang sangat baik sepanjang tahun. Moreover, suhu di bawah tanah jauh lebih stabil dibanding di permukaan. As a result, kebutuhan pendingin dan pemanas ruangan berkurang sangat banyak
- Bangunan bawah tanah tidak merusak pemandangan alam di atas permukaan. Furthermore, lahan hijau dan ruang terbuka tetap bisa dipertahankan. Also, hal ini sangat penting di kawasan yang dilindungi atau bertanah miring
- Tanah menjadi penyekat suara yang sangat baik untuk menciptakan ketenangan. Moreover, bangunan bawah tanah sangat cocok untuk perpustakaan, studio, dan kantor
- Bangunan di bawah tanah lebih tahan terhadap cuaca buruk seperti badai dan angin kencang. Additionally, ketahanan terhadap gempa bumi juga lebih baik karena tanah menjadi penopang alami
- Pemanfaatan lahan menjadi lebih maksimal terutama di kota padat penduduk. Furthermore, ruang di bawah tanah bisa digunakan tanpa mengambil lahan permukaan
Jenis Bangunan Subterranean Architecture di Seluruh Dunia
Moreover, subterranean architecture tidak terbatas pada satu jenis bangunan saja. Furthermore, banyak jenis bangunan berbeda yang sudah dibangun di bawah tanah. Also, berikut beberapa jenis yang paling umum ditemui.
Rumah tinggal bawah tanah menawarkan kenyamanan, keteduhan, dan ketenangan yang luar biasa. Moreover, Villa Aa di Belanda membagi ruangannya menjadi bagian gelap yang nyaman dan bagian terang yang terbuka. Furthermore, rumah NCaved di Yunani dipahat ke dalam tebing pantai untuk melindungi dari angin kencang.
Museum dan pusat budaya memanfaatkan ruang bawah tanah untuk menciptakan suasana yang mendalam. Also, Deep Time Palace di Tiongkok memiliki kubah tipis berbentuk mata yang memasukkan cahaya dari atas. Additionally, Museum Tirpitz di Denmark mengubah bunker perang menjadi ruang pameran bawah tanah yang menakjubkan.
Restoran dan tempat hiburan juga hadir di bawah permukaan dengan pengalaman yang tidak biasa. Moreover, restoran Under di Norwegia karya Snohetta tenggelam di bawah laut untuk pengalaman makan di tengah kehidupan laut.
Tantangan Besar dalam Merancang Bangunan Bawah Tanah
However, membangun di bawah tanah juga memiliki tantangan yang tidak ringan. Moreover, perancang harus mengatasi beberapa masalah besar yang tidak ada di bangunan biasa. Furthermore, berikut tantangan utama dalam subterranean architecture.
- Cahaya alami menjadi masalah terbesar karena sinar matahari tidak bisa masuk langsung. Moreover, tanpa solusi pencahayaan yang tepat, ruangan bisa terasa gelap dan menekan. Furthermore, hal ini berdampak pada kenyamanan dan kesehatan penghuni
- Kelembapan tinggi di bawah tanah bisa merusak bangunan jika tidak ditangani dengan benar. Also, lapisan kedap air dan beton bertulang diperlukan untuk mencegah rembesan air
- Sirkulasi udara yang baik sulit dicapai tanpa sistem penghawaan yang canggih. Additionally, suhu, kelembapan, dan aliran udara harus dikontrol secara ketat
- Biaya pembangunan awal lebih tinggi karena membutuhkan penggalian dan bahan khusus. Moreover, proses pembangunan juga memakan waktu lebih lama dari bangunan biasa
- Perizinan bangunan bawah tanah sering lebih rumit karena aturan yang berbeda di setiap daerah. Furthermore, beberapa kawasan memiliki batasan ketat tentang seberapa dalam boleh membangun
Cara Perancang Mengatasi Masalah Pencahayaan Bawah Tanah
Moreover, masalah cahaya menjadi perhatian utama yang harus dipecahkan oleh setiap perancang. Furthermore, beberapa cara cerdas telah dikembangkan untuk membawa cahaya ke bawah tanah. Also, berikut solusi yang paling sering digunakan.
- Sumur cahaya atau lubang vertikal di langit-langit membawa sinar matahari langsung ke dalam. Moreover, cara ini paling sederhana dan paling sering dipakai di berbagai bangunan bawah tanah
- Cermin pemantul surya mengarahkan sinar matahari dari permukaan ke ruang bawah tanah. Furthermore, cermin ini bisa disesuaikan sudutnya mengikuti pergerakan matahari sepanjang hari
- Serat kaca pembawa cahaya menyalurkan sinar matahari dari atap hingga ke ruangan paling dalam. Also, cara ini cocok untuk bangunan yang sangat dalam di bawah permukaan
- Halaman tengah yang terbuka atau courtyard memberikan cahaya dan udara segar dari atas. Additionally, Deep Time Palace menggunakan lubang berbentuk mata di kubah untuk memasukkan cahaya
- Jendela besar yang menghadap ke lereng bukit menjadi solusi bagi bangunan yang dipahat ke tebing. Moreover, rumah di Vals Swiss menggunakan jendela elips besar menghadap lembah
Therefore, dengan solusi ini bangunan bawah tanah bisa terasa terang dan nyaman seperti bangunan biasa.
Contoh Subterranean Architecture Terkenal di Dunia
Furthermore, banyak bangunan bawah tanah yang sudah menjadi terkenal di seluruh dunia. Moreover, setiap bangunan memiliki keunikan dan tujuan yang berbeda satu sama lain. Also, berikut beberapa contoh yang paling menginspirasi.
- RESO Montreal Kanada membentang 33 kilometer di bawah pusat kota sebagai kota bawah tanah terbesar. Moreover, jaringan ini menghubungkan ribuan toko, kantor, dan stasiun kereta bawah tanah
- Coober Pedy Australia adalah kota tambang di gurun selatan tempat warga tinggal di bawah tanah. Furthermore, suhu permukaan yang sangat panas membuat kehidupan bawah tanah menjadi pilihan terbaik
- Kota Bawah Tanah Helsinki Finlandia memiliki kolam renang, gereja, dan pusat data di bawah tanah. Also, kota ini membuktikan bahwa hampir semua jenis bangunan bisa dibangun di bawah permukaan
- Museum Tirpitz Denmark karya BIG mengubah bunker perang menjadi museum dengan empat sayatan tipis di bukit pasir. Additionally, cahaya alami masuk lewat jendela setinggi enam meter di setiap blok
- Lowline New York Amerika berencana mengubah terminal troli tua menjadi taman bawah tanah pertama di dunia. Moreover, teknologi surya canggih digunakan untuk membawa sinar matahari ke bawah tanah
Masa Depan Subterranean Architecture di Era Kota Padat
Moreover, dengan pertumbuhan penduduk kota yang terus meningkat, subterranean architecture akan semakin penting. Furthermore, beberapa tren masa depan sudah mulai terlihat di berbagai negara. Also, berikut perkembangan yang diprediksi akan terjadi.
- Pusat data bawah tanah menjadi pilihan karena suhu tanah yang stabil mengurangi kebutuhan pendingin. Moreover, beberapa negara sudah mulai memindahkan server mereka ke bawah permukaan
- Tempat penyimpanan energi bawah tanah membantu menyimpan energi dari panel surya dan angin. Furthermore, ruang bawah tanah menjadi tempat yang aman dan stabil untuk penyimpanan ini
- Kawasan hunian bawah tanah mulai dirancang untuk menampung penduduk di kota yang sangat padat. Also, Tokyo dan London sudah mulai mempertimbangkan pembangunan hunian bawah tanah
- Sekolah bawah tanah dibangun di daerah yang rawan serangan udara seperti di Ukraina timur. Additionally, sepuluh sekolah bawah tanah sedang dibangun untuk melindungi ribuan anak
- Toko dan gerai dagang bawah tanah terus berkembang seperti toko Apple di Kuala Lumpur. Moreover, toko ini dirancang oleh Foster and Partners dengan kubah di atas permukaan tanah
Therefore, subterranean architecture akan menjadi bagian penting dari pembangunan kota masa depan.
Kesimpulan
In conclusion, subterranean architecture adalah seni merancang bangunan di bawah tanah yang semakin penting di era modern. Moreover, keunggulannya meliputi penghematan energi, pelestarian alam, ketahanan cuaca, dan pemanfaatan lahan. Furthermore, dari rumah tinggal hingga museum dan kota bawah tanah, banyak contoh sukses yang sudah berdiri di seluruh dunia. Also, tantangan seperti pencahayaan, kelembapan, dan sirkulasi udara bisa diatasi dengan teknologi terbaru.
However, biaya awal yang lebih tinggi dan perizinan yang rumit masih menjadi hambatan utama. Furthermore, masa depan subterranean architecture sangat cerah dengan tren pusat data, penyimpanan energi, dan hunian bawah tanah. Finally, bagi dunia rancang bangun, membangun ke bawah tanah bukan lagi pilihan kedua melainkan solusi utama. Therefore, subterranean architecture layak mendapat perhatian lebih besar dari para perancang dan pembuat kebijakan di seluruh dunia.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Arsitektur
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Demountable Architecture Konsep Bangunan Bongkar Pasang
